5 Cara perawatan Burung Poksay supaya rajin Berkicau

Burung poksay merupakan salah satu jenis burung pengicau di Indonesia dan termasuk dalam keluarga familia Timaalidae. Burung ini adalah burung yang memiliki suara mumpuni dan populer dikalangan para pecinta burung, khususnya penggemar burung kicau. Burung poksay memiliki berbagai macam subspesies. Diantara banyak spesies, terdapat tiga jenis burung poksay yang banyak dipelihara oleh penggemar burung kicau, yaitu :

1. Burung Poksay Mantel

Burung poksay banyak dijumpai di Indonesia, bahkan hingga semenanjung Malaysia. Burung ini juga dapat ditemui di Brunei Darussalam. Burung poksay mantel memiliki nama latin yaitu Garrulax Palliatus, dan sering disebut sebagai Poksay Medan. Burung ini memiliki suara yang amat keras, sehingga apabila memelihara burung poksay mantel, harus dijauhkan dari burung-burung lain, karena dapat membuat stres burung lain dikarenakan suara yang keras dari burung ini.

Burung poksay betina dan jantan sulit untuk dibedakan secara fisik, karena fisik dari burung poksay jantan dan burung poksay betina sangat mirip. Perbedaannya adalah pada suara kicauan burung poksay jantan dan betina. Burung poksay betina memiliki suara kicauan yang tidak variatif, atau dapat dikatakan memiliki suara yang monoton. Sedangkan untuk burung poksay jantan memiliki suara yang lebih bervariasi dengan suara kicauan yang lantang.

2. Burung Poksay Genting

Burung poksay genting memiliki kemiripan dengan poksay hongkong. Burung ini dapat ditemui di pasar burung Indonesia. Selain di Indonesia, burung ini juga dapat ditemui di Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam. Burung ini memerlukan perawatan yang teratur dan konsisten, sehingga dapat menghasilkan suara kicauan yang bagus. Namun burung ini memiliki suara kicauan yang kurang bervariasi daripada burung poksay mantel.

Lihat Juga : Cara merawat Anakan Burung LoveBird

Hampir semua jenis burung poksay sulit untuk dibedakan berdasarkan fisiknya. Burung poksay genting sendiri dibedakan berdasarkan suara, sama dengan poksay mantel. Burung poksay genting betina hanya mengeluarkan suara panggilan saja. Burung poksay genting merupakan burung yang sangat aktif dan atraktif. Oleh karena itu, kandang yang digunakan untuk burung ini harus kokoh. Kandang untuk burung poksay genting cukup diberikan satu batang kayu saja untuk bertengger.

3. Burung Poksay Sumatera

Burung poksay sumatera memiliki jambul yang tidak mencolok. Burung poksay sumatera tersebar di Pulau Sumatera saja. Keberadaannya sudah sangat terbatas dikarenakan penangkapan liar yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Perawatan burung poksay sumatera hampir sama dengan jenis burung poksay lainnya. Hanya saja harus lebih memperhatikan beberapa hal agar burung dapat berkicau.

Perawatan Burung Poksay Supaya Rajin Berkicau

Agar suara burung dapat berkicau dengan baik, maka perlu melakukan perawatan burung secara rutin dan benar. Berikut merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memelihara burung poksay, baik poksay mantel, poksay genting, poksay sumatera, dan burung poksay lainnya :
  1. Buatlah kandang dengan ukuran yang agak besar agar burung poksay lebih dapat bergerak dengan baik, karena beberapa jenis burung poksay memiliki sifat yang aktif dan atraktif.
  2. Tenggeran yang ada di dalam kandang tidak terlalu banyak, disarankan untuk meletakkan hanya satu tenggeran saja. Dikarenakan burung poksay gemar untuk berpindah-pindah tempat untuk bertengger.
  3. Pakan yang diberikan dapat berupa buah-buahan, dapat juga berupa jangkrik maupun ulat bambu. Pemberian pakan tidak boleh berlebihan, yaitu 3 jangkrik pada pagi dan sore hari. Dan ulat bambu sebanyak 1-2 ekor untuk setiap harinya.
  4. Kondisi burung poksay harus selalu bersih dan sehat, terutama bulu-bulunya.
  5. Asupan nutrisi burung poksay harus sesuai. Yaitu pakan harian, multivitamin, multimineral dan extra fooding (EF).

Itulah cara perawatan burung poksay yang dapat kami sampaikan hari ini, semoga bermanfaat dan berguna bagi seluruh kicau mania yang membaca artikel di atas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel