Khotbah Paskah 2017 | HARGA SETETES DARAH oleh Matius Dharmani

Khotbah Paskah 2017 | HARGA SETETES DARAH oleh Matius Dharmani

Khotbah Paskah 2017 | HARGA SETETES DARAH oleh Matius Dharmani

Tema : HARGA SETETES DARAH ( Kolese 1 : 20-23 )

Paskah merupakan suatu peristiwa yang sangat penting bagi kehidupan kekeritenan kita. Tanpa adanya paskah hidup umat Allah tetap akan dalam lingkaran dosa dan kita tahu bahwa akibat dari dosa adalah maut Roma 6:23. Anak domba itu telah disembelih dan darahnya telah tercurah, menetes demi membayar hidup manusia dari dosa.

Bicara soal paskah tidak terlepas dari darah. Tubuh sangat memerlukan yang namanya darah, bahkan tanpa darah kita akan mati dan dengan darah pula kita bisa hidup jadi darah sangat berharga bagi kehidupan kita  umat manusia.  Apa Fungsi darah  bagi tubuh ? menurut ilmu kedokteran fungsi darah diantaranya adalah mengedarkan zat makanan pada seluruh tubuh, membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh, menyuplai oksigen dan mengembalikan karbondioksida pada paru-paru dan menutup luka yang dilakukan oleh kepingan darah.

Inilah fungi, arti atau makna darah bagi tubuh manusia. Bagaimana dengan darah Kristus khususnya bagi kehidupan kekristenan kita ?

Mendamaikan, arti kata mendamaikan disini adalah Mengusahakan agar kedua  belah pihak berbalik kembali dari suatu permusuhan. Maksudnya sebelum ada pendamai pihak 1 dan pihak  ke 2 sedang saling bermusuhan. Mungkin kita bertanya siapakah yang sedang bermusuhan disini ? jawabnya adalah manusia dengan Allah. Jika permusuhan diantara manusia dapat didamiakan dengan darah binatang seperti yang biasa dilakukan oleh sebagian suku di Indonesia tetapi permusuhan antara Allah dan manusia hanya dengan darah Kristus saja.

Menempatkan, karena darah Kristus posisi atau tempat kita bukan lagi di  tempat yang lama yaitu yang disebut AGORASO ( Pasar Dosa ), dimana hidup penuh dengan perbuatan daging tetapi kita ditempatkan di suatu  temapt yang baru bersama-sama manusia yang telah diperbaharui oleh Allah.

Menjadikan, Karena darah Kristus yang telah menetes di kayu salib kita bukan lagi sebagai BUDAK tetapi Ia menjadikan, mengadopsi dan mengangkat  kita sebagai anak sekaligus memiliki hak yaitu hak waris kerajaan-Nya.

Kesimpulan :
  • YESUS KRISTUS adalah ALLAH yang telah menjadi (Berinkarnasi) MANUSIA rela mengorbankan dirinya di atas kayu salib mencurahkan dan meneteskan darah-Nya demi membayar/menebus HIDUP kita dari DOSA.
  • PERTANYAANNYA : Masihkah kita bertekun dalam dosa atau sudahkah kita bertekun dalam Iman ? 
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments